Data Lulusan Mahasiswa

Sarjana Ilmu Keperawatan

Jumlah lulusan Sarjana Ilmu Keperawatan mengalami fluktuasi dalam tujuh tahun terakhir. Pada tahun 2018, jurusan ini menghasilkan 161 lulusan dan mencatat penurunan signifikan pada tahun 2019 dengan hanya menghasilkan 87 lulusan. Namun, jumlah lulusan meningkat kembali pada tahun 2020 dan mencapai puncak tertinggi dengan jumlah 189 lulusan. Sayangnya, trend kenaikan jumlah lulusan tersebut tidak berlangsung lama dan kembali menurun pada tahun 2021 dengan hanya menghasilkan 74 lulusan. Akan tetapi, pada tahun 2022, jurusan ini kembali berhasil meningkatkan jumlah lulusan menjadi 100 orang. Pada tahun 2023, jumlah lulusan mencapai 172 orang, menunjukkan peningkatan yang signifikan dari tahun sebelumnya. Pada awal tahun 2024, terdapat 60 lulusan yang telah berhasil menyelesaikan program studi ini.

Sarjana Ilmu Keperawatan

Sarjana Ilmu Gizi

Program Studi Sarjana Ilmu Gizi terus menghasilkan lulusan yang berkualitas dalam tujuh tahun terakhir. Pada tahun 2019, jumlah lulusan mencapai 128 orang, menjadi tahun dengan jumlah lulusan terbanyak selama lima tahun terakhir. Namun, trend jumlah lulusan menurun pada tahun 2021 dengan hanya menghasilkan 81 lulusan. Meski begitu, Program Studi ini berhasil memperbaiki trend tersebut pada tahun 2022 dengan menghasilkan 122 lulusan. Pada tahun 2023, jumlah lulusan sebanyak 121 orang, menunjukkan konsistensi dalam mempertahankan kualitas lulusan. Pada awal tahun 2024, terdapat 10 lulusan yang telah berhasil menyelesaikan program studi ini. Secara keseluruhan, jurusan Sarjana Ilmu Gizi dapat diandalkan dalam mempersiapkan lulusannya untuk berkembang di bidang ini.

Sarjana Ilmu Gizi

Profesi Ners

Program Studi Profesi Ners menjadi salah satu pilihan karir yang menjanjikan bagi banyak orang. Jurusan ini menghasilkan sejumlah lulusan yang kompeten dan berkualitas dalam tujuh tahun terakhir. Pada tahun 2018 dan 2019, jumlah lulusan tetap stabil dengan 149 orang per tahun. Namun, pada tahun 2020, jumlah lulusan mengalami penurunan signifikan dengan hanya menghasilkan 89 orang. Akan tetapi, jurusan ini berhasil memperbaiki trend tersebut pada tahun 2021 dan 2022 dengan menghasilkan masing-masing 104 dan 141 lulusan. Pada tahun 2023, jumlah lulusan kembali mencapai 89 orang, menunjukkan fluktuasi dalam jumlah lulusan dalam beberapa tahun terakhir. Pada awal tahun 2024, masih belum terdapat lulusan terbaru karena perkuliahan yang masih berlangsung, menunjukkan bahwa proses pendidikan masih berjalan. Secara keseluruhan, profesi Ners terus menunjukkan potensi dan peluang karir yang menjanjikan bagi para calon mahasiswa yang tertarik untuk bergabung di bidang ini.

Profesi Ners

Profesi Dietisien

Program Studi Dietisien merupakan salah satu jurusan yang menghasilkan lulusan yang sangat dibutuhkan dalam bidang kesehatan. Namun, dalam tujuh tahun terakhir, jurusan ini mengalami fluktuasi dalam jumlah lulusannya. Pada tahun 2018 dan 2019, Program Studi Dietisien menghasilkan 13 dan 19 lulusan secara berturut-turut. Tren peningkatan jumlah lulusan terus berlanjut pada tahun 2020 dengan jumlah lulusan mencapai 21 orang. Namun, pada tahun 2021, jurusan ini tidak menghasilkan lulusan sama sekali. Meski begitu, jurusan Dietisien kembali bangkit pada tahun 2022 dengan berhasil menghasilkan 45 lulusan, menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang positif. Pada tahun 2023, jumlah lulusan kembali mengalami penurunan menjadi 27 orang, menunjukkan fluktuasi yang masih terjadi dalam jumlah lulusan. Pada awal tahun 2024, masih belum terdapat lulusan terbaru karena perkuliahan yang masih berlangsung, menunjukkan bahwa proses pendidikan masih berjalan. Diharapkan jurusan ini terus berkembang dan menghasilkan lulusan yang berkualitas di masa depan.

Profesi Dietisien

Magister Keperawatan

Program Studi Magister Keperawatan terus menghasilkan lulusan yang kompeten dan berkualitas dalam lima tahun terakhir. Pada tahun 2018 dan 2019, jurusan ini menghasilkan 61 dan 53 lulusan, menunjukkan jumlah lulusan yang cukup stabil. Namun, pada tahun 2020 dan 2021, jumlah lulusan mengalami penurunan dengan hanya menghasilkan 45 dan 44 lulusan. Meski begitu, jurusan ini berhasil mempertahankan trend tersebut pada tahun 2022 dengan kembali menghasilkan 45 lulusan. Pada tahun 2023, jumlah lulusan meningkat kembali menjadi 61 orang, menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan yang positif. Pada awal tahun 2024, terdapat 6 lulusan yang telah menyelesaikan program studi ini, menambah jumlah tenaga ahli di bidang keperawatan. Secara keseluruhan, Program Studi Magister Keperawatan dapat diandalkan dalam mempersiapkan lulusannya untuk berkembang di bidang ini dan memenuhi kebutuhan tenaga ahli di berbagai institusi kesehatan.

Magister Keperawatan